Skip to main content

Analisis Proses Bisnis : Manusia, Organisasi dan Proses Bisnis

Manusia dan Organisasi


Manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai banyak kebutuhan. Oleh karena itu manusia melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhannya. Di dalam organisasi, manusia merupakan penggerak utama dalam kehidupan organisasi tersebut. Selain itu juga dalam organisasi, manusia dapat menjadi objek yang harus dikelola agar organisasi tersebut nantinya bisa berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Organisasi juga pastinya harus mempunyai visi, misi, tujuan dan juga sasaran yang akan dicapai. Oleh karena itu, para pengelola organisasi harus mempunyai manajemen sebagai proses agar visi, misi, tujuan dan sasarannya tercapai.

Pengertian Organisasi

Organisasi adalah unit sosial yang sengaja didirikan untuk jangka waktu yang relatif lama, beranggotakan dua orang atau lebih yang bekerja bersama-sama dan terkoordinasi, mempunyai pola kerja tertentu yang terstruktur, serta didirikan untuk mencapai tujuan bersama atau satu set tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. (Stephen F. Robbins)

Ciri-ciri Organisasi
  1. Sebagai unit/entitas sosial
  2. Beranggotakan minimal 2 orang
  3. Berpola kerja yang terstruktur
  4. Memiliki tujuan yang ingin dicapai
  5. Memiliki identitas diri
Dimensi Organisasi
  • Dimensi struktural : merupakan karakter organisasi yang bersumber pada sisi internal organisasi, seperti tingkat formalitas organisasi, standardisasi pekerjaan, kompleksitas organisasi, hierarki organisasi, dan sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan penentu dari karakteristik suatu organisasi.
  • Dimensi kontekstual : merupakan karakteristik organisasi secara menyeluruh yang ditentukan oleh ukuran (besar/kecil) organisasi, teknologi yang digunakan, lingkungan organisasi, tujuan, dan budayanya. Dimensi ini menjadi penentu bagi keberadaan sebuah organisasi dan juga berpengaruh terhadap dimensi struktural organisasi.
Proses Bisnis dalam Organisasi

Di jaman sekarang ini, efektivitas dan produktivitas merupakan hal yang sangat penting untuk dilaksanakan dalam sebuah organisasi dikarenakan tingkat persaingan bisnis yang semakin tinggi dan tidak dapat dihindari lagi. Dengan demikian proses bisnis yang efisien, efektif dan produktif menjadi sangat penting dilakukan oleh para pelaku bisnis.

Konsep Dasar Proses Bisnis
  • Proses bisnis merupakan elemen utama fungsi bisnis dalam suatu organisasi.
  • Proses bisnis melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan dan membutuhkan sumber daya.
  • Pengelolaan proses bisnis yang tepat dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Pengertian Proses Bisnis

Proses merupakan rangkaian aktivitas yang mengubah input menjadi output yang bernilai tambah, sedangkan proses bisnis adalah kebijakan, struktur organisasi, sumber daya dan aktivitas yang berjalan teratur pada sebuah organisasi.

Karakteristik Proses Bisnis
  • Definitif : harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
  • Urutan : harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
  • Pelanggan : harus mempunyai penerimaan hasil proses.
  • Nilai tambah : harus memberikan nilai tambah kepada penerima.
  • Keterkaitan : harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
  • Fungsi silang : umumnya mencakup beberapa fungsi.
Keberadaan Proses Bisnis dalam Kinerja Organisasi


Gambar di atas menunjukkan bahwa penyusunan proses bisnis dilakukan untuk mendokumentasikan standar baku penyelenggaraan tugas dan fungsi dalam organisasi melalui serangkaian proses analisis dan perbaikan proses bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja agar jelas, efektif, dan terukur pada masing-masing unit kerja. Proses bisnis yang dirancang harus menggambarkan suatu rantai nilai dengan rincian rangkaian proses dan sub-prosesnya sesuai dengan kebutuhan organisasi.

*Rantai nilai = merupakan gambaran semua proses yang digunakan oleh sebuah organisasi untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa yang bernilai bagi kumpulan pemangku kepentingan yang spesifik.

Unsur-unsur Proses Bisnis

(Hammer, 2015)

Proses bisnis terdiri atas :
1. Proses inti, merupakan suatu proses yang menambah nilai bagi pelanggan eksternal sehingga penting bagi bisnis. Terdiri atas 2, yaitu :
  • Transactional process : pemenuhan pesanan, pengadaan, pelayanan pelanggan, dan lain-lain.
  • Development process : pengembangan produk, menciptakan permintaan, dan lain-lain.
2. Proses pendukung, merupakan proses yang menciptakan nilai bagi pelanggan internal.
3. Proses tata kelola, merupakan proses manajemen yang menjalankan organisasi.

Manfaat Proses Bisnis
  • Untuk memahami bagaimana proses bisnis dapat mencapai visi, misi dan tujuan melalui aliran informasi di antara aktivitas-aktivitas yang diperlukan dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi stakeholders, sehingga setiap individu/unit kerja dapat melihat peran dan kontribusi yang diberikannya dalam mata rantai proses bisnis secara keseluruhan.
  • Untuk mengidentifikasi dan melakukan penilaian secara komprehensif dan terpadu bagian-bagian proses atau aktivitas yang memberi atau tidak memberi nilai tambah bagi organisasi.
  • Untuk merumuskan penyempurnaan-penyempurnaan (continuous improvement) terhadap jalannya proses bisnis organisasi.

Comments

Popular posts from this blog

PROGRAM PUSTAKA ADT MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

  Program Antrian Pembelian Tiket Pesawat Berikut ini merupakan contoh program Pustaka ADT pada bahasa pemrograman java menggunakan Queue dan juga Linked List: Source Code 1. Class appAntrianTiket import java.util.Queue; import java.util.LinkedList; import java.util.Scanner; public class appAntrianTiketPesawat { public static void main(String[] args) { int bagasi;     int hargaTiket=700000;     int hargaBagasi=4400;     String noAntrian,nama,bandaraAsal,bandaraTujuan; Queue q = new LinkedList(); Scanner s = new Scanner(System.in); int pilih=0; do { System.out.println("\nMENU PEMBELIAN TIKET PESAWAT");         System.out.println("1. Ambil nomor antrian");         System.out.println("2. Panggil antrian");         System.out.println("3. Daftar antrian");         System.out.println("4. Keluar");         System.out.print("...

PROGRAM DOUBLE LINKED LIST MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

    Program Double Linked List Barang Berikut ini merupakan contoh program double linked list dengan bahasa pemrograman java untuk penyimpanan data barang: Source Code 1. Class cNode public class cNode { private String kode; private String nama; private int harga; cNode next, prev; cNode(String kd, String nm, int hrg){ kode=kd; nama=nm; harga=hrg; next=prev=null; System.out.println("Object "+kd+" "+nm+" "+hrg+" dibuat..."); } public String getKode() { return kode; } public String getNama() { return nama; } public int getHarga() { return harga; } public String ToString() { return "["+kode+"]"+"\t"+nama+"\t"+harga; } } 2. Class cDoubleLinkedList public class cDoubleLinkedList { cNode head, tail; int jNode; cDoubleLinkedList(){ head=tail=null; jNode=0; System.out.println("Object Double Linked List dibuat..."); } public void tambahN...

PROGRAM STACK SINGLE LINKED LIST MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

  Program Stack Single Linked List Barang Berikut ini merupakan contoh program stack dengan single linked list menggunakan bahasa pemrograman java untuk penyimpanan data barang: Source Code 1. Class cElemen public class cElemen { private String nama; cElemen next; cElemen(String n){ nama=n; System.out.println("Object "+n+" created..."); } public String getNama() { return nama; } } 2. Class cStack public class cStack { //head dan tail cElemen top, bottom; int jumlah; cStack(){ top=bottom=null; jumlah=0; System.out.println("Object stack created..."); } public void push(cElemen baru) { if(top==null) { top=bottom=baru; } else { //tumpukan sudah ada isinya baru.next = top; top = baru; } System.out.println("Push OK..."); } public cElemen pop() { if(top==null) { System.out.println("Stack empty!"); return null; } else if(top.next==null) { cElemen t...