Manusia dan Organisasi
Manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai banyak kebutuhan. Oleh karena itu manusia melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhannya. Di dalam organisasi, manusia merupakan penggerak utama dalam kehidupan organisasi tersebut. Selain itu juga dalam organisasi, manusia dapat menjadi objek yang harus dikelola agar organisasi tersebut nantinya bisa berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Organisasi juga pastinya harus mempunyai visi, misi, tujuan dan juga sasaran yang akan dicapai. Oleh karena itu, para pengelola organisasi harus mempunyai manajemen sebagai proses agar visi, misi, tujuan dan sasarannya tercapai.
Pengertian Organisasi
Organisasi adalah unit sosial yang sengaja didirikan untuk jangka waktu yang relatif lama, beranggotakan dua orang atau lebih yang bekerja bersama-sama dan terkoordinasi, mempunyai pola kerja tertentu yang terstruktur, serta didirikan untuk mencapai tujuan bersama atau satu set tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. (Stephen F. Robbins)
Ciri-ciri Organisasi
- Sebagai unit/entitas sosial
- Beranggotakan minimal 2 orang
- Berpola kerja yang terstruktur
- Memiliki tujuan yang ingin dicapai
- Memiliki identitas diri
Dimensi Organisasi
- Dimensi struktural : merupakan karakter organisasi yang bersumber pada sisi internal organisasi, seperti tingkat formalitas organisasi, standardisasi pekerjaan, kompleksitas organisasi, hierarki organisasi, dan sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan penentu dari karakteristik suatu organisasi.
- Dimensi kontekstual : merupakan karakteristik organisasi secara menyeluruh yang ditentukan oleh ukuran (besar/kecil) organisasi, teknologi yang digunakan, lingkungan organisasi, tujuan, dan budayanya. Dimensi ini menjadi penentu bagi keberadaan sebuah organisasi dan juga berpengaruh terhadap dimensi struktural organisasi.
Proses Bisnis dalam Organisasi
Di jaman sekarang ini, efektivitas dan produktivitas merupakan hal yang sangat penting untuk dilaksanakan dalam sebuah organisasi dikarenakan tingkat persaingan bisnis yang semakin tinggi dan tidak dapat dihindari lagi. Dengan demikian proses bisnis yang efisien, efektif dan produktif menjadi sangat penting dilakukan oleh para pelaku bisnis.
Konsep Dasar Proses Bisnis
- Proses bisnis merupakan elemen utama fungsi bisnis dalam suatu organisasi.
- Proses bisnis melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan dan membutuhkan sumber daya.
- Pengelolaan proses bisnis yang tepat dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Pengertian Proses Bisnis
Proses merupakan rangkaian aktivitas yang mengubah input menjadi output yang bernilai tambah, sedangkan proses bisnis adalah kebijakan, struktur organisasi, sumber daya dan aktivitas yang berjalan teratur pada sebuah organisasi.
Karakteristik Proses Bisnis
- Definitif : harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
- Urutan : harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
- Pelanggan : harus mempunyai penerimaan hasil proses.
- Nilai tambah : harus memberikan nilai tambah kepada penerima.
- Keterkaitan : harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
- Fungsi silang : umumnya mencakup beberapa fungsi.
Keberadaan Proses Bisnis dalam Kinerja Organisasi
Gambar di atas menunjukkan bahwa penyusunan proses bisnis dilakukan untuk mendokumentasikan standar baku penyelenggaraan tugas dan fungsi dalam organisasi melalui serangkaian proses analisis dan perbaikan proses bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja agar jelas, efektif, dan terukur pada masing-masing unit kerja. Proses bisnis yang dirancang harus menggambarkan suatu rantai nilai dengan rincian rangkaian proses dan sub-prosesnya sesuai dengan kebutuhan organisasi.
*Rantai nilai = merupakan gambaran semua proses yang digunakan oleh sebuah organisasi untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa yang bernilai bagi kumpulan pemangku kepentingan yang spesifik.
Unsur-unsur Proses Bisnis
(Hammer, 2015)
Proses bisnis terdiri atas :
1. Proses inti, merupakan suatu proses yang menambah nilai bagi pelanggan eksternal sehingga penting bagi bisnis. Terdiri atas 2, yaitu :
- Transactional process : pemenuhan pesanan, pengadaan, pelayanan pelanggan, dan lain-lain.
- Development process : pengembangan produk, menciptakan permintaan, dan lain-lain.
2. Proses pendukung, merupakan proses yang menciptakan nilai bagi pelanggan internal.
3. Proses tata kelola, merupakan proses manajemen yang menjalankan organisasi.
Manfaat Proses Bisnis
- Untuk memahami bagaimana proses bisnis dapat mencapai visi, misi dan tujuan melalui aliran informasi di antara aktivitas-aktivitas yang diperlukan dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi stakeholders, sehingga setiap individu/unit kerja dapat melihat peran dan kontribusi yang diberikannya dalam mata rantai proses bisnis secara keseluruhan.
- Untuk mengidentifikasi dan melakukan penilaian secara komprehensif dan terpadu bagian-bagian proses atau aktivitas yang memberi atau tidak memberi nilai tambah bagi organisasi.
- Untuk merumuskan penyempurnaan-penyempurnaan (continuous improvement) terhadap jalannya proses bisnis organisasi.



Comments