![]() |
| Logo Tokopedia |
![]() |
| Co-founder & CEO Tokopedia : Wiliam Tanuwijaya |
![]() |
| Co-founder & CTO Tokopedia : Leontinus Alpha Edison |
Apa itu Tokopedia ?
Tokopedia merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani jual beli berbasis online yang mengusung model bisnis marketplace dan mall online.
- Visi : membangun Indonesia yang lebih baik lewat internet
- Misi : mencapai pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia
Fasilitas Tokopedia
Key Partners
- Supplier produk
- Berbagai macam kategori konsumen
Key Resources
- Server
- Domain
- Aplikasi
Key Activities
- Manajemen operasi pusat data
- Pasar/tempat penjualan
Revenue Streams
- Official store
- Gold merchant store
- Iklan
Customer Relationship
- Pelayanan yang baik
- Respon yang cepat
Value Propositions
- Kenyamanan
- Kepercayaan
- Kemudahan belanja
Channels
- Jasa pengiriman
- Penyedia jasa internet
- Media online/offline
- Pembayaran (Bank, Fintech, dll)
Strategi Pemasaran
- Trend sosial media : mereka aktif dalam sosial media seperti Instagram. Tokopedia sangat mengikuti trend di Instagram dengan mengadakan live, IGTV, hingga instastory.
- Loyalty gift konsumen : Tokopedia dalam menjalankan sosial media sering memberikan loyalty gift, seperti cashback dan giveaway kepada para konsumen.
- Brand ambassador : salah satu brand ambassador yang dipilih Tokopedia adalah Chelsea Islan.
- Mengikuti event : salah satu event yang rutin diikuti oleh Tokopedia adalah Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional). Tokopedia memberikan promo heboh saat event tersebut, seperti flash sale, cashback serta gift.
Media Promosi
- Pemasaran melalui sosial media : pada setiap jenis sosial media, Tokopedia mempunyai tampilan iklan dan menggunakan subyek yang berbeda untuk menarik minat pengguna internet untuk mengunjungi situs Tokopedia.
- Pemasaran melalui iklan televisi : Data Adstensity mencatatkan sepanjang 2015, anggaran iklan di TV oleh Tokopedia bisa mencapai Rp559 miliar. Angka ini membuat mereka jadi startup uang paling sering muncul di TV.
- Billboard, baliho, dan spanduk : biaya sebesar itu belum termasuk pemasangan iklan di billboard, baliho dan spanduk yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Karena itu dapat dipastikan dana segar dari investor sebesar $100 juta banyak tersedot habis untuk budget pemasaran.
Investor
- Tahun 2009 : PT Indonusa Dwitama, East Ventures, Cyber Agent Ventures, Netprice dan SoftBank Ventures Korea memberikan Rp 339.171.883.000,-
- Tahun 2011 : Cyber Agent Ventures memberikan Rp 10,2 miliar
- Tahun 2014 : Softbank Telecom Corp bersama Sequoia Capital dan Softbank Ventures Kore memberikan 100 juta dolar AS / Rp 1,4 triliun
- Tahun 2018 : Softbank Vision Fund dan Alibaba Group memberikan 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16 triliun
Sumber Keuntungan Tokopedia
- Maincore bisnis Tokopedia menjual akun premium dan penempatan iklan produk user.
- Dengan Alexa Rank yang tinggi, Tokopedia dapat memanfaatkan jasa sebagai publisher iklan bekerja sama dengan ads network seperti adsense, dll.
- Database user yang besar, sehingga Tokopedia dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan advertiser niche market.
Analisis SWOT
Strengths
- Tokopedia ini sangat mudah diakses dalam hal mendaftar, menjual ataupun membeli
- Gampang ditemukan di search engine (memiliki page rank yang tinggi)
- Tampilan mudah dipahami
Weaknesses
- Tokopedia ini memakai bahasa Indonesia sehingga situs ini susah go international
- Sinyal internet kadang susah dijangkau di daerah-daerah tertentu
- Fitur berbayar untuk penjual cukup mahal
Opportunities
- Pemerintah berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia
- Banyak masyarakat Indonesia yang melek terhadap teknologi sehingga teknologi terus berkembang di Indonesia
- Gaya hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif
Threats
- Banyaknya marketplace sejenis
- Belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur terkait jual beli online
- Cyber crime semakin merajalela






Comments